Gunung Kelimutu NTT Menawarkan Keindahan Danau 3 Warnya, Keren Abis

gunung kelimutu flores

Indonesia merupakan negara yang kaya dengan budaya, bahasa daerah, sumber daya alam dan keindahan alamnya yang tidak ada habisnya. Jika berbicara tentang kekayaan alam, mulai dari gunung hingga keindahan laut Indonesia memiliki semuanya. Salah satu daerah yang memiliki kekayaan dan keindahan alam yang luar biasa di Indonesia adalah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jika Anda merupakan generasi yang lahir tahun 90-an pasti tidak asing dengan gambar yang ada di mata uang selebaran Rp. 5.000 pada zaman dulu. Gambar gunung yang ada di mata uang Indonesia merupakan salah satu gunung yang ada di Flores, NTT yang dikenal dengan Gunung Kelimutu.

Keindahan Gunung Kelimutu NTT telah dikenal di kancah internasional karena memiliki danau 3 warna    yang sangat menakjubkan. Nama Kelimutu sendiri diambil dari kata “Keli” dan “Mutu”. “Keli” memiliki arti gunung, sedangkan “Mutu” memiliki arti mendidih. Gunung Kelimutu dapat diartikan sebagai gunung yang mendidih.

gunung kelimutu ntt
Foto by IndonesiaKaya.com

Gunung yang memiliki ketinggian 1.639 mdpl ini berlokasi di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Ende. Keunikan dari gunung ini adalah adanya 3 danau yang berada di puncaknya.

Danau yang ada di puncak Gunung Kelimutu NTT dikenal dengan sebutan Danau Tiga Warna. Sesuai dengan namanya, danau ini memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu putih, merah dan biru.

Uniknya, warna ketiga danau ini sering berubah-ubah dari waktu ke waktu. Ketiga danau ini terbentuk dari leutusan Gunung Kelimutu. Danau ini memiliki luas lebih dari 1.051.000 meter persegi dngan jumlah volume air 1.292 juta meter kubik. Dinding danau yang memiliki ketinggan 200 meter dikenal curam dan terjal dengan kemiringan hingga 70 derajat.

Keindahan Danau Tiga Warna ini memiliki daya tark tersendiri bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Tidak heran jika demi melihat keindahannya, para pengunjung rela untuk menaiki puluhan anak tangga dan melewati jalan yang cukup menanjak. Danau Kelimutu juga merupakan tempat yang tepat untuk melihat pemandangan matahari terbit dari ketinggian.

Ketiga Danau Kelimutu memiliki nama yang berbeda-beda dan memiliki kekuatannya masing-masing. Tiwu Nuwa Muri Koo Fai merupakan sebutan untuk danau dengan air berwarna biru.

Danau ini dipercayai sebagai tempat berkumpulnya jiwa para muda mudi yang telah meninggal. Danau dengan air berwarna merah memiliki sebutan Tiwu Ata Polo yang dipercaya sebagai tempat berkumpulnya jiwa yang sudah meninggal dan semasa hidupnya sering melakukan kejahatan.

Terakhir, Tiwu Ata Mbupu sebuatn untuk danau dengan air berwarna putih yang dipercaya sebagai tempat berkumpulnya arwah orang tua yang telah meninggal.

Kepercaayan yang menjadi tradisi masyarakat sekitar Danau Kelimutu adalah setiap danau berubah warna, maka mereka harus menyiapkan sesajen pada arwah yang telah meninggal. Jika berkunjung ke Danau Tiga Warna Gunung Kelimutu NTT, Anda akan menemukan beberapa hal menarik di sana.

Hal Menarik yang Bisa Anda Temukan di Gunung Kelimutu NTT Dengan Danau Cantiknya

  • Keindahan Tiwu Ata Polo dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai

Untuk bisa sampai ke dua dari tiga Danau Kelimutu, Anda harus menaiki kurang lebih 15 anak tangga. Setelah itu Anda akan disguhkan dengan pemandangan mankjubkan Tiwu Ata Polo dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai dari ketinggian.

Tiwu Ata Polo berada di sebelah kanan dengan warna air hitam pekat. Sedangkan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai berada di sebelah kiri dengan warna air hijau toska.

Kedua danau ini terletak bersebalahan dan dibatasi oleh tebing sebagai sekatnya. Sejauh mata memandang, Anda akan disguhkan degan tebing-tebing bebatuan yang curam di sekitar danau.

  • Tiwu Ata Mbupu

Jika Anda melanjutkan ke puncak Kelimutu, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan Tiwu Ata Mbupu yang merupakan tempat berkumpulnya arwah para leluhur. Danau yang letaknya terpisah dengan dua danau lainnya memiliki warna air hijau tosca.

  • Tebing Curam dan Monyet Penjaga

Saat Anda memasuki awasan Danau Kelimutu, Anda akan disuguhkan dengan tebing curam yang mengelilingi danau. Selain itu, Anda akan disambut dengan gerombolan monyet yang merupakan penjaga dari tebing curam Danau Kelimutu. Monyet dengan bulu kecoklatan ini akan muncul dari ranting pohon yang ada di bibir tebing.

  • Menikmari Sunrise dari Danau
gunung kelimutu flores
Foto by Tribun Travel

Jika Anda berniat untuk menikmati keindahan matahari terbit, puncak Kelimutu merupakan tempat yang tepat. Jika mengutip bahasa oang timur, “Sunrise di Kelimutu gagah memang” ini menjadi daya tarik setiap wisatawan yang datang berkunjung.

Keindahan matahari terbit merupakan moment yang menakjubkan dan selalu dinanti oleh para wisatawan. Tidak heran wisatawan tidak henti-hentinya untuk mengabadikan pemandangan menakjubakn ini.

  • Mitos tentang Perubahan Warna Danau Kelimutu

Danau Tiga Warna Kelimutu selain dikenal dengan keunikan warna airnya yang berbeda-buda juga dikenal dengan mitosnya. Pasalnya, ketiga danau Kelimutu sering mengalami perubahan warna air.

Jika dilihat menggunakan kacamata sains, perubahan warna air danau ini disebabkan oleh komposisi material yang ada di dasar danau.

Namun jika mengacu pada mitos yang beredar di kalangan masyarakat sekitar danau, perubahan warna air danau dipercaya sebagai gambaran dari suasana politik yang ada di tanah air.

Jika air danau menjadi biru menandakan Indonesia dalam keadaan damai dan tentram. Namun jika air danau berubah warna menjadi merah, menandakan bahwa suasan politik sedang memanas.

  • Tugu Pelepas Lelah

Untuk bisa sampai ke puncak Kelimutu, tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan tentunya banyak tenaga. Jalur yang curam dan oksigen yang semakin menipis menuju ketinggian tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi para wisatawan. Anda dapat melepas lelah di tugu puncak Kelimutu.

Tugu ini merupakan jalur yang akan Anda tempuh setelah melewati Danau Tiga Warna. Tugu yang dikelilingi beberapa anak tangga ini merupakan tempat yang cocok untuk sekedar melemaskan otot, bersua foto atau untuk sekedar menyantap cemilan bersama teman.

  • Festival Memberi Makan Leluhur

Setaip tahunnya di Danau Kelimutu akan dilaksanakan festival Pati Ka. Festival ini merupakan acara tahunan yang dilakukan pada setiap tanggal 14 Agustus yang bertujuan untuk memberi makan leluhur yang telah meninggal. Pati Ka dalam bahasa orang Flores memiliki makna memberi makan.

Pemberian makan leluhur ini disajikan dalam bentuk sesaji yang terdiri dari wawi atau daging babi dan minuman beralkohol khas NTT atau dalam bahasa setempat moke.

Jika Anda berencana untuk mengunjungi Danau Tiga Warna Gunung Kelimutu NTT, Anda dapat menempuh perjalan dengan jarak tempuh 65 km dari Bandara H. Hasan Aroeboesman ke Kabupaten Ende dengan menggunakan transportasi bandara.

Setelah itu, Anda akan melakukan perjalanan menuju Desa Moni yang berada di bawah kaki Gunung Kelimutu dengan jarak tempuh 50 km. Anda akan menempuh perjalan sejauh 15 km untuk bisa sampai di gerbang Taman Nasional Kelimutu. Tidak hanya Taman Nasional Kelimutu, Anda juga bisa mengunjungi Taman Nasional Komodo.

Bantu share ya agar wisata Indonesia semakin dikenal

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Mau Liburan? Hubungi Kami Aja

Harga Hemat Pelayanan Hebat 

Temukan Artikel Menarik Lainnya

Copyright 2019 By Logo Lombok X Promosi Plus